Showing posts with label Tips Memilih dan Membeli Karpet. Show all posts
Showing posts with label Tips Memilih dan Membeli Karpet. Show all posts
Ada Beberapa gaya Karpet Permadani merujuk ke wilayah dari mana negara berasal, seperti Persia, Oriental, atau Barat Daya. Mengetahui sedikit tentang gaya yang berbeda dari karpet dapat membantu Anda membuat keputusan baik sebelum memilih karpet untuk rumah atau kantor Anda.

Karpet Permadani Persia terkenal untuk warna-warna cerah dan desain rumit yang biasanya jatuh ke salah satu dari tiga kategori desain umum: geometris, bunga atau bergambar. Karpet Persia dan Karpet Oriental hampir mirip, tapi setiap gaya karpet memiliki desain sendiri yang berbeda dan karakteristik. karpet Persia bervariasi dalam desain dan warna tergantung di mana mereka berasal, apakah itu dari daerah kota, desa pedesaan atau suku. Karpet Permadani Persia yang terbaik biasanya bisa awet sampai 30 sampai 40 tahun kedepan.



Karpet Permadai Oriental awalnya tenunan tangan di Cina. Sekarang, mereka dibuat di India, Iran dan Rumania, juga Cina. Karpet Permadani Oriental memiliki kehangatan dan keindahan serta menambahkan sentuhan menarik dan rasa mewah ke setiap ruangan. Mereka memiliki kualitas yang sangat baik. Karpet Permadani Oriental tenunan dari sutra yang paling mahal, sedangkan yang terbuat dari wol lebih murah.






Karpet Permadani gaya kontemporer sering digambarkan sebagai seni untuk lantai Anda. Warna terang dan bentuk yang unik adalah karakteristik umum dari karpet gaya kontemporer. Sebuah karpet kontemporer bisa dirancang khusus untuk menyamakan dengan desain bangku tamu, tirai atau wallpaper dalam sebuah ruangan.








Karpet Permadani Gaya Transisi merupakan gabungan berbagai desain antara gaya tradisional, Oriental, Persia dan karpet kontemporer. Punya nilai gaya dan cocok dengan hampir semua jenis dekorasi ruangan. Pada umumnya gaya transisi berpola bunga/tumbuh2an.











Karpet Permadani Flokati yang lembut dan sangat tahan lama. Karpet tenunan tangan berasal dari Yunani selama berabad-abad. Dalam beberapa tahun terakhir, karpet Permadani Flokati telah digunakan dalam gaya kontemporer. Memiliki tekstur besar dengan tumpukan hingga 3-4 inchi.









Karpet Permadani Tibet yang mengikuti desain tradisional memiliki pola 'harimau'. Sekarang, ada karpet Tibet kontemporer yang menampilkan desain geometris energik. Orang-orang Tibet telah menenun karpet selama berabad-abad dan menggunakan mereka sebagai alas tidur, selimut sadel, dan tikar meditasi di biara-biara. Produksi karpet Tibet di Nepal menjadi industri terkemuka yang kedua didunia sejak 1980-an.







Karpet Permadani Shaggy, mulai populer di tahun 1970-an, Bahan tahan lama, Lembut, serat tebal menjadi isolasi besar dari lantai dingin, dan membantu menyerap kebisingan dikamar.











Karpet Permadani Kepang adalah salah satu gaya paling populer dari karpet. Awalnya dibuat untuk memenuhi kebutuhan dan kemudian berkembang menjadi seni. Karpet Permadani Kepang dimulai pada awal 1700 di kawasan New England Amerika dan menyebar ke barat. Benang atau kain yang dirajut ke dalam strip dan strip yang dijahit bersama-sama untuk membuat bentuk biasanya berbentuk bulat atau oval.
KARPET yang dibuat dengan tangan atau hand-made memiliki harga lebih mahal dibanding karpet yang dibuat dengan mesin. Kualitas boleh dikatakan setara, tapi umumnya berbeda kekuatan rajutannya. Karpet pabrikasi relatif lebih kuat. Soal motif, karpet hand-made tak pernah memiliki motif yang sama persis.

Motif menjadi sosok karpet yang paling mudah dikenali. Secara umum, motif karpet dibedakan dua jenis: klasik dan modern. Motif klasik biasanya memiliki banyak hiasan. Konkretnya, motif klasik ini mirip-mirip karpet Persia, sementara motif modern terlihat lebih sederhana. Biasanya itu merupakan perpaduan garis dan warna yang lebih tegas.
Ketika berbicara tentang karpet, orang lebih sering melihatnya dari ukuran ketebalan. Rata-rata orang mencari karpet yang tebal karena terasa lebih empuk ketimbang yang tipis. Tebal tipis karpet ini ada karena perbedaan material dan strukturnya.

Gianto Trisno, pemilik Aristocrat Furniture Carpet Accessories, mengatakan bahwa tebal tipis karpet itu ada karena proses pembuatannya. Ia menyebutkan ada beberapa teknik pembuatan, antara lain loop, heat set, dan falt woofen. "Teknik-teknik ini menghasilkan karpet dengan berbagai kualitas dan ketebalan," katanya. Contoh, dengan teknik heat set, kita dapat menghasilkan karpet shaggy (berbulu gimbal) dan standar.

Dari sisi yang lain, menurut Prapanca Muchtar, desainer interior yang juga Direktur Q Space, ditinjau dari konstruksinya, karpet terbagi menjadi dua bagian, ada yang tufted (berumbai) dan dianyam. Umumnya orang menggunakan karpet dengan konstruksi berumbai karena karpet ini empuk ketika diinjak.

Soal material, ada lima jenis yang tersedia, yakni sutra, wol, nilon, polipropeline, dan kulit. Bahan sutra bisa dibilang paling mahal dari semua bahan pembentuk karpet lainnya. Itu karena sutra memiliki kelebihan dari segi bahannya, yakni halus dan warnanya kuat. Karena sangat mahal maka karpet jenis ini hanya digunakan pada ruang-ruang tertentu dan cuma menjadi aksen. Harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Material pembentuk yang tak kalah bagus adalah wol. Benang material ini kuat, warnanya cerah, dan ketahanan warnanya tinggi. Diinjak pun karpet jenis ini begitu nyaman. Namun, karpet jenis ini terbilang mahal.

Kelas di bawahnya adalah nilon. Karpet dengan bahan ini cukup baik jika ruang itu sering terkena kotoran. Umumnya, kotoran tidak dapat melekat pada bahan nilon sehingga, ketika dibersihkan dengan vacuum cleaner, kotoran akan mudah terisap atau terangkat. Kelebihan lain dari karpet ini, bulu-bulunya yang berdiri juga tidak mudah jatuh. Karpet pun selalu terasa empuk. Dengan bahan nilon, warna karpet akan terlihat cerah maka sering digunakan pada area publik di rumah.

Jika ingin karpet dengan harga yang lebih terjangkau, tak salah jika pilihan Anda pada karpet dengan bahan polipropeline. "Harga karpet dengan bahan ini bisa setengahnya dari harga karpet berbahan nilon," ungkap Prapanca. Walau tak mahal, karpet ini terbilang cukup kuat. Kelemahannya, benang pembentuk karpet mudah jatuh dan warnanya gampang memudar. Karpet pun cepat "menangkap" debu.

Karpet jenis lainnya adalah dari bahan kulit. Kelembutan kulit dan eksklusivitas materialnya membuat karpet jenis ini terbilang mahal, apalagi sekarang ada tren karpet dengan banyak bulu. Namun, karpet jenis ini mudah terkena debu dan cukup sulit untuk mengangkat debu tersebut. Untuk itu, karpet jenis ini sebaiknya ditempatkan di area semipublik dan area privat.

sumber : kompas.com
Sebelum anda memilih karpet minimalis untuk dibeli, ada baiknya anda mengikuti tips dibawah ini untuk mengurangi kesalahan dalam pemilihan.

1. Ukuran Berdasarkan Kebutuhan
Anda harus mengukur lantai yang akan ditutupi secara tepat, jika anda ragu akan ukuran tersebut gunakanlah jasa pemasang karpet profesional untuk mengatasi hal tersebut

2. Lokasi Pemasangan
Jika dipasang pada lokasi yang sering dijadikan tempat lalulalang, maka karpet minimalis yang dasar atau loopnya tipis sangatlah cocok. Biasanya jenis karpet minimalis tersebut banyak ditemukan di kantor-kantor. Cara membersihkan dan perawatannya pun lebih mudah daripada karpet tumpukan.
Jika menggunakan karpet minimalis pada tingkat lalulalang yang tinggi dengan type halus maka akan terlihat jejak kaki dan vacuum cleaner. Sehingga akan merubah penampilan, meskipun karpet minimalis dengan type beludru halus akan terlihat mewah.

3. Warna dan Tekstur
Kondisi ruangan dan pencahayaan akan mempengaruhi tampilan karpet. Jika ruangan terasa gelap, pilihlah warna karpet dengan warna dan tekstur yang mengkilap atau bercahaya untuk memberikan kesan terang terhadap ruangan.

4. Sesuaikan dengan Perawatan.
Jika anda sibuk dan tidak ada pembantu rumah tangga, pilih karpet minimalis dengan type bukan beludru halus dan tebal, karena biasanya banyak terdapat kotoran debu yang menumpuk di karpet tersebut. Tetapi jika tetap menginginkannya dan anda siap untuk merawatnya, jangan lupa menyediakan "detergen anti noda" khusus karpet. Banyak toko-toko yang sudah menjualnya.

5. Toko Reputasi Baik
Ada baiknya membeli karpet minimalis di toko yang bereputasi baik, baik online maupun offline. Biasanya toko tersebut sudah mempunyai banyak pelanggan karena dikenal keramahannya, bagus kerjanya, dan murah harganya.

6. Garansi (after sales service)
Jika anda berani membeli mahal karpet minimalis, sudah tentu anda seharusnya puas dengan karpet yang anda beli. Kepuasan bukan saja saat pertama beli, seharus bisa berangsur selama beberapa tahun terhadapa kualitas karpet tersebut. Tanyakan garansi kepada toko yang anda beli, tanya lebih detail mengenai apa saja yang digaransikan.

Online Support

Online Support 1
Online Support 2

Karpet Tile / Lantai

Karpet Permadani

Karpet Meteran

Alexa Ranks

Categories

Blog Archive

Popular Posts